Banner

ROMANTIS Siap Berantas Korupsi dan Fokus pada Pembangunan Sikka

By Redaksi September 13, 2024

JN NEWS, SIKKA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka untuk periode 2024-2029, Fransiskus Roberto Diogo, atau yang akrab disapa Robi Idong, dan Martinus Wodon, menegaskan komitmen mereka untuk memerangi korupsi di Kabupaten Sikka. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Robi Idong saat berbincang dengan wartawan di kediamannya, Kamis (12/9/2024).

“Korupsi harus kita berantas dengan mengajak seluruh birokrat dan ASN di Kabupaten Sikka untuk memiliki komitmen kuat dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dan anti korupsi,” ujar Robi Idong.

Selain agenda pemberantasan korupsi, Robi Idong juga memiliki visi besar dalam dunia pendidikan. Ia bertekad untuk membangun kembali Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI di Kota Maumere, yang kini kondisinya minim fasilitas dan kekurangan siswa.

“Impian saya adalah menjadikan SMA PGRI Maumere sebagai sekolah yang memiliki fasilitas memadai dan memberikan pendidikan gratis, agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain, seperti SMA Frater,” tambahnya.

Robi Idong juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap tingginya beban utang yang dialami masyarakat Sikka. Ia menyatakan, banyak warga yang terjebak dalam lilitan utang di berbagai lembaga koperasi akibat kondisi ekonomi yang sulit. Menurutnya, sebagian besar masyarakat harus meminjam uang untuk bertahan hidup, terutama untuk membiayai pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Saya tahu betul banyak masyarakat datang kepada saya selama masa jabatan saya sebagai bupati, mengeluh tentang beban utang yang menghimpit mereka. Pendapatan mereka kecil dan tidak sebanding dengan pengeluaran, ini menjadi masalah besar yang perlu kami atasi,” jelasnya.

Robi dan Martinus Wodon berencana untuk mencari solusi atas masalah ini dengan menciptakan program-program yang dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam hal utang.

Di sisi lain, Martinus Wodon, calon Wakil Bupati yang juga memiliki latar belakang di sektor pariwisata, menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sikka. Menurutnya, Sikka memiliki potensi pariwisata yang sangat besar namun belum sepenuhnya dimanfaatkan.

“Kami tidak perlu mencari ahli pariwisata dari luar. Saya siap menggunakan pengalaman saya di sektor ini untuk membangun Sikka menjadi destinasi wisata unggulan,” tegas Wodon.

Ia berencana melakukan pembangunan dan pembenahan sektor pariwisata secara masif, sehingga Kabupaten Sikka dapat bersaing dengan daerah-daerah lain di NTT. Dengan memaksimalkan potensi lokal, Wodon optimis sektor ini dapat menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat setempat.

Selain sektor kesehatan, pendidikan, dan pariwisata, pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas pasangan dengan akronim “ROMANTIS” ini. “Kami berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang tertunda, terutama di daerah-daerah terpencil dan perbatasan,” tutup Robi Idong.

 

Reporter: Aris Halilintar 

Editor: Marten Kilibatu 

Berita Terkait

Close up of a shop sign mock up

Recent News

Populer