Reporter: Aris Halilintar
JN NEWS, SIKKA – Nama Fransiskus Roberto Diogo, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Robi Idong, sudah tidak asing lagi di kancah politik Nusa Tenggara Timur, terutama di Kabupaten Sikka. Sebagai Bupati Sikka periode 2018-2023, Robi telah menorehkan catatan sejarah tersendiri, bahkan kini disebut-sebut siap kembali bertarung dalam Pilkada Sikka untuk merebut periode kedua.
Keberanian dan tekadnya untuk memimpin Sikka berasal dari keyakinannya dalam mengikuti jalan yang ia pilih.
Meski karier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih terbuka lebar, khususnya sebagai lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Robi memutuskan untuk mengundurkan diri demi terjun ke dunia politik. Langkah ini tentu tidak mudah, namun baginya, keputusan ini memberi kebebasan untuk berjuang bagi masyarakat Sikka tanpa terikat oleh birokrasi.
Keberaniannya ini terbayar lunas ketika ia berhasil memenangkan pemilihan Bupati Sikka pada Pilkada 2018, sebuah pencapaian yang tidak hanya menegaskan posisinya sebagai pemimpin, tetapi juga mengulang kesuksesan sang ayah, yang sebelumnya pernah duduk di kursi bupati. Ini menjadikan Robi Idong sebagai simbol dari kesinambungan kepemimpinan di Nian Tanah, yang tidak hanya melanjutkan warisan keluarga, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.
Fransiskus Roberto Diogo lahir pada 1 Februari 1972, dan dilantik sebagai Bupati Sikka pada tahun 2018 oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, atas nama Presiden RI. Sebelum menjadi bupati, ia memulai kariernya sebagai PNS, dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sikka. Di dunia politik, Robi juga aktif sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, memperkuat posisinya sebagai sosok politikus yang memiliki pengaruh besar.
Kini, Robi Idong kembali mengarahkan pandangannya ke Pilkada 2024. Dengan pengalamannya memimpin, serta nama besar yang ia bawa, Robi Idong memilih pasangan calon Wakil Bupati Martinus Wodon, kembali berjuang untuk membawa Kabupaten Sikka ke arah yang lebih baik, menggandeng masyarakatnya dalam langkah menuju perubahan yang lebih berarti.
Jejak langkah Robi Idong adalah kisah keberanian dan pengabdian, yang tidak hanya menjadi inspirasi bagi banyak orang, tetapi juga menjadi simbol dari harapan akan masa depan yang lebih baik di Kabupaten Sikka.
Editor: Marten Kilibatu